Teks Wawancara— Secara tidak sadar, kita telah sering melakukan kegiatan wawancara dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga sering menemukan kegiatan wawancara ketika menonton televisi, mendengarkan radio, atau membaca berita di koran.

Wawancara atau interview yang telah dilakukan tentu dapat dituangkan menjadi sebuah teks yang kemudian bernama teks wawancara.

Dalam artikel kali ini, Prasstyle.com akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai teks wawancara meliputi pengertian dan tujuan wawancara, unsur yang ada di dalam teks wawancara, serta contoh teks wawancara.

Baca Juga : Contoh Teks Sejarah Para Tokoh Berpengaruh di Dunia

Pengertian Teks Wawancara

teks wawancara
pinterest.com

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), wawancara adalah kegiatan tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan untuk dimintai keterangan dan pendapatnya mengenai suatu hal guna dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan di layar televisi.

Orang yang dimintai keterangan dalam wawancara di namakan narasumber. Wawancara memuat beberapa unsur yang kemudian akan menjadi hasi wawancara. Hasil wawancara tersebut kemudian dapat dituangkan ke dalam teks wawancara.

Baca Juga : Jenis Jenis Paragraf Berdasarkan Tujuan & Contoh

Fungsi dan Tujuan Teks Wawancara

teks wawancara
pinterest.com

Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan keterangan atau informasi yang diperlukan melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh pewawancara kepada narasumber.

Dibawah ini fungsi wawancara adalah sebagai berikut :

  • Menghindari kesalahan informasi atau data yang simpang siur
  • Informasi atau data dari hasil wawancara merupakan pelengkap informasi awal
  • Memperoleh informasi secara komprehensif, akurat, jujur, dan mendalam
  • Mendapatkan informasi dan data yang objektif serta berimbang
  • Menggali kemungkinan adanya perspektif baru atas suatu masalah

Dibawah ini tujuan teks wawancara adalah sebagai berikut :

  • Untuk mendapatkan informasi langsung sebagai penjelasan suatu hal atau situasi dan kondisi tertentu
  • Untuk melengkapi suatu penyelidikan ilmiah
  • Untuk memperoleh data agar dapat memengaruhi situasi atau orang tertentu

Baca Juga : Contoh Paragraf Eksposisi Beserta Pengertian Lengkap

Unsur dalam Teks Wawancara

teks wawancara
pinterest.com

Dalam membuat daftar pertanyaan yang kemudian akan dicantumkan dalam teks wawancara harus memuat beberapa unsur yakni 5W + 1H, yaitu:

  • What (Apa)?

Yang dimaksud dengan “apa” adalah topik dari wawancara tersebut. Apakah topik dari wawancara tersebut? Hal tersebut tentu wajib disebutkan dalam teks wawancara.

  • Who (Siapa)?

“Siapa” memiliki arti tokoh dalam topik wawancara. Ketika mencari keterangan atau pendapat mengenai sesuatu, penting bagi kita untuk menanyakan unsur orang atau “siapa” di dalamnya.

  • Where (Dimana)?

Tempat kejadian wawancara serta topik atau peristiwa yang dibahas dalam wawancara.

  • When (Kapan)?

Kapan terjadinya topik atau peristiwa yang dibahas dalam wawancara.

  • Why (Mengapa)?

Alasan atau latar belakang mengenai terjadinya topik atau peristiwa yang dibahas dalam wawancara.

  • How (Bagaimana)?

Bagaimana atau proses kejadian dari topik peristiwa atau kejadian yang dikupas dalam wawancara.

Baca Juga : Tembang Macapat Lengkap dengan Penjelasannya

Contoh Teks Wawancara

koran
pinterest.com

Berikut ini merupakan beberapa contoh teks wawancara :

Contoh 1: Teks Wawancara dengan Pedagang

Leo: “Assalamulaikum, Bu. Saya Leo, apa saya boleh mewawancarai Ibu sebentar?”

Penjual: “Waalaikumsalam. Tentu saja boleh.”

Leo: “Terimakasih atas kesediaan ibu untuk menjawab beberapa pertanyaan yang akan saya ajukan. Pertama, saya ingin bertanya, sejak kapan Ibu memulai bisnis warung ini?”

Penjual: “saya sudah mulai usaha ini puluhan tahun lalu, tapi kalau tanggal tepatnya saya tidak ingat. Maaf, Nak.”

Leo: “Kalau untuk barang yang tersedia di warung ini, ada apa saja ya, Bu?“

Penjual: “Ada beberapa makanan yang saya jual. Mulai dari gorengan, mie, rawon, kerupuk, lodeh, dan beberapa jenis minuman hangat juga dingin.”

Leo: “Mengapa Ibu akhirnya memilih untuk membuka usaha warung ini?”

Penjual: “Saya sempat kebingungan dengan pekerjaan apa yang akan saya lakoni. Saya ini cuman lulusan SD, Nak. Sulit untuk mencari kerja waktu itu. Tapi berhubung orang tua saya memiliki rumah yang cukup strategis dan juga mendapatkan warisan resep dari nenek saya, ya jadilah usaha warung ini.”

Leo: “Lalu apakah Ibu mengelola warung ini sendirian?”

Penjual: “Tidak, Nak. Saya dibantu oleh beberapa karyawan, dan anak saya juga sering datang ke warung untuk membantu saya jika tidak memiliki tugas sekolah.”

Leo: “Dimana tempat Ibu biasanya membeli bahan-bahan yang akan digunakan untuk berjualan?”

Penjual: “Yang biasanya bertugas untuk belanja bahan-bahan itu anak saya, dia sering beli bahan di pasar senen ujung jalan itu.”

Leo: “Warung Ibu ini kan sekarang sudah cukup eksis, lalu bagaimana cara ibu dulu dalam mempromosikan warung ini?”

Penjual: “Kalau bicara soal promosi, saya hampir tidak pernah melakukannya. Lalu kalau masalah toko ini eksis dan ramai hingga saat ini, mungkin itu karena letaknya yang strategis. Karena biasanya orang-orang makan disini saat waktu-waktu tertentu, berangkat dan pulang dari pasar misalnya.”

Leo: “Terima kasih atas informasi yang telah anda berikan, Bu. Saya pamit pulang dulu, selamat sore, Bu?”

Penjual: “Iya, Sama-sama, selamat sore.”

Contoh 2: Teks Wawancara Kerja

HRD: “Bisa Anda perkenalkan diri Anda?”

Lina: “Nama Saya Aero Angelina. Saya adalah anak ke-2 dari 4 bersaudara. Setelah menyelesaikan wajib belajar 12 tahun, saya melanjutkan pendidikan saya ke salah satu fakultas swasta di Medan dengan jurusan DKV.

HRD: “Apa kelebihan atau keahlian yang Anda miliki?”

Lina: “Sejak dulu, saya selalu suka menggambar. Di waktu senggang pun saya gunakan untuk menggambar, juga untuk melatih skill yang saya miliki selain sebagai hobi semata. Setelah gambar saya lumayan, saya mencoba untuk mengunggahnya di media sosial. Dan sesaat setelah itu, banyak orang yang menghubungi saya untuk memesan gambar. Dari situ, saya mendapatkan uang yang cukup sehingga bisa menyelesaikan kuliah dengan uang sendiri.”

HRD: “Apa kekurangan yang Anda miliki?

Lina: “Sejauh ini saya hanya menggambar dengan tangan saya sendiri. Saya juga baru pertama kali mencoba mendaftar pekerjaan seperti ini. Tapi jika diberi kesempatan, saya akan berusaha semaksimal mungkin dan membuat tim saya menang dari vendor manapun.”

HRD: “Kenapa Anda tertarik dengan perusahaan Kami?”

Lina: “Saya melihat adanya potensi pasar global dari perusahaan ini. Itu yang menjadi alasan utama saya mendaftar di sini. Selain itu, perusahaan ini juga visi dan misi yang diberlakukan oleh perusahaan ini akan sangat cocok dengan prinsip saya.”

HRD: “Terimakasih telah datang ke interview kali ini. Untuk tahap berikutnya akan kami informasikan melalui web resmi perusahaan ini.”

Lina: “Baik, terima kasih.”

Sumber:

Materibelajar.co.id
Sekolahnesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Read More

Jenis-Jenis Batuan

Jenis-Jenis Batuan di Indonesia sangat beragam di karenakan Batu adalah benda yang termasuk unsur lapisan bumi yeng terbentuk…
buku dan pena
Read More

Contoh Paragraf Deskripsi

Contoh Paragraf Deskripsi- Dalam dunia kebahasa Indonesiaan sangat tidak asing sekali dengan istilah istilah yang ada di dalamnya.…
kerajinan dari limbah organik
Read More

Kerajinan dari Bambu

Kerajinan dari Bambu- Pohon bambu adalah salah satu tumbuhan yang sering dijumpai dan tumbuh subur di tanah Indonesia.…